halo 303 login

2024-10-08 04:06:14  Source:halo 303 login   

halo 303 login,trenggiling erek erek,halo 303 loginJakarta, CNN Indonesia--

Pemerintahan Biden akan mengalihkan dana apa pun untuk Badan Pengungsi Palestina Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNRWA) ke lembaga bantuan lain yang bekerja di Gaza.

Hal ini dilakukan jika Kongres meloloskan undang-undang yang akan melarang pendanaan UNRWA, kata wakil juru bicara Departemen Luar Negeri Vedant Patel pada hari Senin.

Bulan lalu Washington mengatakan pihaknya menghentikan sementara pendanaan baru untuk UNRWA sementara pihaknya menyelidiki klaim bahwa sejumlah staf terlibat dalam agresi 7 Oktober.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pilihan Redaksi
  • Netanyahu Makin 'Ngawur', Sebut Badan Bantuan UNRWA Harus Ditutup
  • UNRWA Bisa Ditutup Akhir Februari jika Pendanaan Tak Berlanjut
  • Sekjen PBB Tunjuk Panel Independen untuk Menilai UNRWA di Gaza

"Ini adalah uang nyata yang kami yakini akan menyelamatkan nyawa dan berdampak langsung pada warga sipil Palestina, dan kami akan mengalihkan dana UNRWA ke mitra lain untuk memberikan bantuan di Gaza," ujarnya melansir dari Reuters.

Departemen Luar Negeri mengatakan pihaknya telah memberikan $121 juta kepada UNRWA pada tahun fiskal saat ini, dan hanya $300.000 dari dana yang dialokasikan yang tersisa untuk badan tersebut. Washington biasanya memberi UNRWA antara $300 juta-$400 juta per tahun.

UNRWA pekan lalu memperingatkan bahwa mereka mungkin terpaksa menghentikan operasinya pada akhir Februari jika pendanaan tidak dilanjutkan, setelah Amerika Serikat dan donor penting lainnya menghentikan pendanaan.

Israel menuduh 12 dari 13.000 staf badan tersebut di Gaza terlibat dalam serangan Hamas yang menurut Israel menewaskan 1.200 orang dan memicu serangan Israel yang telah menewaskan lebih dari 27.000 warga Palestina, menurut otoritas Gaza.

Seorang pejabat Israel mengatakan kepada Reuters bahwa Kementerian Luar Negeri telah menugaskan satuan tugas untuk menyusun proposal penggantian UNRWA, dan lembaga yang menjadi kandidat adalah WFP dan USAID di Washington.

Washington mendukung UNRWA atas "pekerjaan penting" mereka sebagai lembaga bantuan utama bagi warga Palestina, namun ingin melihat "hasil nyata" dari penyelidikan UNRWA terhadap klaim Israel, kata Patel, namun menolak mengatakan kapan AS akan mengambil keputusan untuk memulai kembali pendanaan.

"Kami percaya bahwa kami dapat terus melakukan pekerjaan penting melalui LSM lain dan mitra lainnya dan, secara bersamaan, kami akan terus melakukan pembicaraan dengan negara-negara donor mengenai dukungan UNRWA," kata Patel.

(pua/pua)

Read more